Pj Bupati Kudus Buka Gerakan Pangan Murah untuk Stabilisasi Harga Pangan 2025

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 14 Februari 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Bupati Kudus, Herda Helmijaya, saat diwawancarai wartawan, usai membuka Gerakan Pangan Murah, Jumat (14/2/2025).

Pj. Bupati Kudus, Herda Helmijaya, saat diwawancarai wartawan, usai membuka Gerakan Pangan Murah, Jumat (14/2/2025).

Pilarjateng.com, Kudus – Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Herda Helmijaya, secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan tahun 2025, di halaman Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Jumat (14/2/2025).

Dalam sambutannya, Herda menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah dalam merespons fluktuasi harga pangan dan bahan pokok. Dirinya menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara harga yang terjangkau bagi masyarakat serta kesejahteraan petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kegiatan ini merupakan langkah positif yang menunjukkan bahwa negara hadir untuk merespons secara cepat dinamika harga pangan dan bahan pokok lainnya,” ujar Herda.

Baca Juga:  Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Lebih lanjut, Herda menyoroti pentingnya kolaborasi antara Dinas Pertanian dan Pangan dengan berbagai pemangku kepentingan,  termasuk Bulog, guna memastikan ketersediaan pasokan serta stabilitas harga beras. Dirinya juga mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan dan berharap program serupa dapat terus diadakan secara berkala.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Didik Tri Prasetiyo, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah kali ini melibatkan 40 pelaku UMKM lokal yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, bawang merah, telur, dan gula. Harga yang ditawarkan lebih rendah dibanding harga pasar, dengan selisih antara Rp1.500 hingga Rp2.000 per kilogram.

Baca Juga:  Entaskan Kemiskinan, BAZNAS Salurkan Rp830 Juta untuk Masyarakat Wonosobo

“Di tingkat konsumen, harga pangan yang tinggi sering kali belum sepenuhnya menguntungkan petani sebagai produsen. Hal ini disebabkan oleh panjangnya rantai distribusi dari petani hingga ke masyarakat. Banyak petani masih harus menjual hasil panennya melalui pengepul atau perantara lainnya,” jelas Didik.

Sebagai upaya menjaga stabilitas harga menjelang Ramadan, Didik menambahkan bahwa pihaknya akan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah pada pertengahan bulan Ramadan dengan kembali melibatkan UMKM. Harapannya, program ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM.

Baca Juga:  DPR Apresiasi Pemkab Rembang yang Telah Sukses Capai Status UHC

Inisiatif ini mendapat respons positif dari masyarakat Kudus. Antusiasme tinggi terlihat dari ramainya warga yang memanfaatkan program ini. Produk-produk yang ditawarkan, terutama beras, selalu habis terjual dalam waktu singkat, menunjukkan tingginya kebutuhan serta apresiasi masyarakat terhadap langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal
Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemkab Rembang Gelar Festival Literasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:45 WIB

Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB