Laba Naik 63%, Solusi Bangun Indonesia Fokus pada Efisiensi dan Inovasi Hijau

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 30 September 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLTS Atap berkapasitas 6,4 Megawatt peak untuk mendukung operasional pabrik Solusi Bangun Indonesia di Tuban, Jawa Timur.

PLTS Atap berkapasitas 6,4 Megawatt peak untuk mendukung operasional pabrik Solusi Bangun Indonesia di Tuban, Jawa Timur.

Pilarjateng.com, Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (“Perusahaan”) melaporkan kinerja keuangan semester I tahun 2025 dengan mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp266 miliar, naik signifikan 63% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024. Kesuksesan implementasi program efisiensi operasional dan pengelolaan biaya secara disiplin, membantu Perusahaan menetapkan fundamental solid di tengah kondisi pasar yang terkontraksi.

Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Ainul Yaqin, menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang merefleksikan upaya kolektif organisasi dalam menjaga kinerja secara berkelanjutan.

“Kinerja Solusi Bangun Indonesia membaik, ditandai dengan peningkatan laba dibandingkan tahun lalu, strategi transformasi yang berfokus pada solusi bangunan berkelanjutan, serta program efisiensi untuk mencapai operational excellence. Kinerja ini pun tak lepas dari kepercayaan pelanggan terhadap produk dan layanan bernilai tambah di tengah tekanan pasar,” ujar Ainul, Selasa (30/9).

Baca Juga:  BLK Rembang Buka Pelatihan Gratis Empat Kejuruan, Pendaftaran hingga 14 Oktober

Meski volume dan pendapatan terdampak oleh permintaan pasar yang terkontraksi, namun langkah strategis penguatan fundamental yang dilakukan Perusahaan melalui optimasi dan efisiensi operasional, membantu Solusi Bangun Indonesia mampu menurunkan beban pokok pendapatan sebesar 11,75% dan mengamankan peningkatan laba kotor sebesar 7,98%, atau mencapai Rp1,03 triliun dibandingkan tahun 2024 yang tercapai Rp961 miliar. EBITDA pun tercatat membaik dengan peningkatan 5,3% atau mencapai Rp835 miliar dibandingkan tahun 2024 yang tercapai Rp793 miliar.

Selain pengendalian biaya, Solusi Bangun Indonesia terus meningkatkan inisiatif dekarbonisasi untuk akselerasi industri hijau. Selain pemanfaatan bahan baku dan bakar alternatif dan energi tenaga surya, Solusi Bangun Indonesia juga menerapkan teknologi Hydrogen Rich Gas (HRG) di Pabrik Narogong. Pertama di Asia Tenggara, teknologi HRG ini membantu optimasi pembakaran, efisiensi energi, dan penurunan emisi.

Baca Juga:  Amankan Pilkades Serentak di 166 Desa, Pemkab Wonosobo Siagakan 616 Personel Gabungan

Hingga Juni 2025, 51% pendapatan anak usaha SIG ini berasal dari produk dan layanan berkelanjutan. Selain memproduksi dan memasarkan semen dengan merek Dynamix dan Semen Andalas, Perusahaan juga mendorong penggunaan produk turunan semen yaitu beton inovatif bernilai tambah sebagai solusi konstruksi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Selain pasar domestik, Solusi Bangun Indonesia juga berupaya memperluas jangkauan pasar ekspor melalui proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi di Tuban, Jawa Timur, untuk memenuhi permintaan ekspor hingga satu juta ton per tahun ke pasar Amerika Serikat.

Baca Juga:  Cegah Peredaran Narkotika, Satresnarkoba Polres Demak Gelar Razia di Rutan Demak

Industri semen nasional pada paruh kedua tahun 2025 masih menghadapi tekanan akibat lemahnya daya beli dan tertundanya proyek infrastruktur. Di tengah tantangan tersebut, Perusahaan akan terus menjaga fokus untuk memperkuat profitabilitas melalui efisiensi operasi dan distribusi, inovasi teknologi ramah lingkungan, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan.

Strategi ini selaras dengan komitmen untuk terus menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi masyarakat dan mendukung target Net Zero Emission Indonesia 2050.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi
OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis

Berita Terbaru