Antisipasi Kekeringan, Pemprov Jateng Siapkan 123 Juta Liter Air Bersih

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengaj, Ahmad Luthfi (kiri) saat rapat koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan I 2026, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (4/5/2026).

Gubernur Jawa Tengaj, Ahmad Luthfi (kiri) saat rapat koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan I 2026, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (4/5/2026).

Pilarjateng.com, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai bersiap-siap menghadapi musim kemarau pada 2026. Setidaknya, 123 juta liter air bersih sudah disiapkan oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota, untuk mengantisipasi kekeringan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan memaparkan, bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan daerah rawan kekeringan secara komprehensif.

“Tahun 2026 ini hasil koordinasi kami dengan BPBD kabupaten/ kota, sudah disiapkan 123 juta liter air. Ada 18 kabupaten/ kota yang diperkirakan akan terdampak. Sudah siap untuk didistribusikan,” ucapnya, saat rapat koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan I 2026, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (4/5/2026).

Baca Juga:  Jateng Kirim 34 Atlet ke Asian Para Games Nagoya Jepang

Bergas menjelaskan, saat ini memang masih terjadi hujan di wilayah Jawa Tengah. Berdasarkan perkiraan, khusus Pulau Jawa akan memasuki musim kemarau pada Juni.

“Peristiwa di tahun 2026 ini diperkirakan hampir sama seperti di tahun 2024. Di mana pada tahun 2024, BPBD provinsi maupun kabupaten/ kota sudah bisa mendistribusikan 54 juta liter air,” jelasnya.

Baca Juga:  Bupati Rembang Dorong Penataan Rest Area untuk Tarik Wisatawan

Terkait distribusi tersebut, imbuh Bergas, juga sudah dilakukan pemetaan termasuk alat distribusi. Menurutnya, saat ini masih dilakukan kajian dan perhitungan terkait biaya distribusi, mengingat adanya kenaikan harga BBM nonsubsidi.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, untuk kesiapan menghadapi musim kemarau sudah ada koordinasi dengan kabupaten/ kota. Salah satunya, untuk pemetaan daerah-daerah rawan kekeringan di Jawa Tengah.

Baca Juga:  Kecelakaan di Jalan Magelang–Kopeng, Sopir Truk Terjepit Kabin Selama 2 Jam

Pihaknya juga akan melakukan koordinasi mengenai persoalan tersebut dengan sejumlah BUMD, supaya dampak kekeringan bisa diantisipasi.

“Nanti kita koordinasikan lagi, termasuk dengan beberapa BUMD juga kita kondisikan. Ini untuk membantu agar dampak kekeringan bisa dikurangi. Tidak hanya soal kebutuhan air bersih dan air baku, tetapi juga dampaknya pada swasembada pangan,” ungkap Gubernur.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi
OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal
Wakapolres Demak Pimpin Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Berita Terbaru