Berburu Biawak, Yusuf Afandi Hanyut di Sungai Lusi Grobogan

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan menyusuri sungai Lusi mencari Yusuf Afandi/AF (24), warga Godong Grobogan yang pada Senin (4/5/26) dilaporkan hanyut di sungai Lusi yang berada di dusun Brakas desa Terkesi, Klambu, Grobogan.

Tim SAR gabungan menyusuri sungai Lusi mencari Yusuf Afandi/AF (24), warga Godong Grobogan yang pada Senin (4/5/26) dilaporkan hanyut di sungai Lusi yang berada di dusun Brakas desa Terkesi, Klambu, Grobogan.

Pilarjateng.com, Grobogan – Yusuf Afandi/AF (24), warga Godong Grobogan dilaporkan hanyut di sungai Lusi yang berada di dusun Brakas desa Terkesi, Klambu, Grobogan pada Senin (4/5/26) siang sekira pukul 13.30 WIB. Saat itu Korban diketahui bersama lima rekannya berada di sungai tersebut untuk berburu biawak.

Saat berburu, korban memutuskan untuk ke seberang sungai dengan cara berenang. Namun, karena diduga tidak begitu mahir berenang dan arus yang cukup deras, korban akhirnya kelelahan dan hanyut saat mencapai tengah sungai yang memiliki lebar sekitar 20 meter tersebut.

Baca Juga:  Jenazah Pendaki yang Jatuh ke Kawah Gunung Slamet Berhasil Dievakuasi

Mengetahui AF hanyut, rekan-rekannya kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa yang kemudian diteruskan ke Basarnas Pos SAR Jepara.

“Kami menerima info adanya orang hanyut di sungai Lusi dan langsung mengirim satu tim dari Pos SAR Jepara untuk melakukan pencarian,” ujar Budiono, Kepala Kantor SAR Semarang, Selasa (5/5).

Baca Juga:  OJK Tetapkan 1.277 Sanksi Atas Pelangggaran Peraturan Pasar Modal dan Kepatuhan Pelaporan

Pencarian pun dilakukan oleh tim SAR Pos SAR Jepara beserta SAR gabungan dengan cara menyusuri sungai baik dengan penyisiran di pinggir sungai maupun dengan perahu karet hingga sejauh 3 kilometer. Namun hingga berita ini dibuat, usaha tim SAR gabungan belum membuahkan hasil.

Baca Juga:  Malam Puncak HUT RI ke-81 di Pondok Majapahit 1 Mranggen Meriah, Varen Keren Mainkan Tari Jaranan

“Hari kedua ini tim masih belum berhasil menemukan keberadaan korban. Air sungai yang cukup keruh dan juga aliran masih deras cukup menyulitkan tim dalam melakukan pencarian,” tambah Budiono.

“Namun hari ini cuaca cukup cerah sehingga kami berharap korban segera bisa ditemukan,” tutupnya.

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB