Dua Remaja Tenggelam di Sungai Laes, Kabupaten Pemalang Ditemukan Meninggal Dunia

Avatar photo

- Reporter

Senin, 25 Mei 2026 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah dua remaja asal Desa Saradan, Dusun Kesapen, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang yang hilang di sungai Laes desa Penggarit Kecamatan Taman, Pemalang, Senin (25/5/2026).

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah dua remaja asal Desa Saradan, Dusun Kesapen, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang yang hilang di sungai Laes desa Penggarit Kecamatan Taman, Pemalang, Senin (25/5/2026).

Pilarjateng.com, Pemalang – Alfi (16) dan Alif (16), dua remaja asal Desa Saradan, Dusun Kesapen, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang yang hilang di sungai Laes desa Penggarit Kecamatan Taman, Pemalang akhirnya berhasil ditemukan tim SAR gabungan. Keduanya ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia pada hari ini, Senin (25/5/2026).

“Benar bahwa kedua remaja yang kemarin tim SAR gabungan cari telah ditemukan hari ini. Untuk atas nama Alif ditemukan di jarak 400 meter dari LKP, pukul 06.30 WIB, dan Alfi ditemukan tadi pukul 11.30 WIB di jarak 2,5 KM dari LKP, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Budiono Kepala Kantor SAR Semarang.

Baca Juga:  Lantik 11 ASN, Bupati Demak Tekankan Kerja Cepat, Inovatif dan Berorientasi pada Masyarakat

“Keduanya dibawa ke RSUD Dr Ashari Pemalang untuk dilakukan otopsi oleh pihak rumah sakit,” imbuhnya

Seperti diberitakan sebelumnya, Dua remaja yang juga anggota dari Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Pemalang, diduga tenggelam saat latihan mandiri di sungai Laes pada Sabtu (23/5/26) sore sekira pukul 16.00 WIB.

Baca Juga:  HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Diduga perahu Kayak yang digunakan mereka buat berlatih terbalik karena saat itu arus sungai Laes dalam keadaan cukup deras dan debit air meninggi akibat hujan di daerah hulu.

Atas kejadian itu, pencarian pun segera dilakukan oleh personil Unit Siaga SAR Pemalang Kantor SAR Semarang beserta tim SAR gabungan.

Baca Juga:  Jenazah Pendaki yang Jatuh ke Kawah Gunung Slamet Berhasil Dievakuasi

“Terimakasih tim SAR gabungan atas kerjasamanya sehingga kedua korban bisa segera ditemukan. Kami harap masyarakat dapat lebih berhati-hati lagi dalam melakukan aktivitas di perairan karena hujan masih sering terjadi,” pungkas Budiono.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB