Jelang Nataru, Pemkab Wonosobo Pastikan Kepokmas, BBM dan LPG Aman

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 11 Desember 2025 - 00:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kabupaten Wonosobo melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Ketersediaan Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) di pasar tradisional, Rabu, (10/12/2025).

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kabupaten Wonosobo melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Ketersediaan Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) di pasar tradisional, Rabu, (10/12/2025).

Pilarjateng.com – Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Ketersediaan Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas), serta Distribusi Energi (BBM/LPG), Rabu, (10/12/2025). Hal tersebut, sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kepala Bagian Perekonomian Setda Wonosobo, Joko Widodo menyampaikan, Monev menjadi langkah penting untuk memitigasi risiko, melalui pengecekan langsung ketersediaan barang, validasi harga, dan pemantauan mekanisme distribusi Kepokmas, BBM, dan LPG.

Menurtutnya kegiatan ini merupakan tindak lanjut instruksi pemerintah pusat. Dimana tugas pemerintah daerah adalah menjaga inflasi tetap terkendali, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Pemantauan ini penting agar kita memiliki data valid terkait harga dan stok pangan. Dengan demikian, masyarakat dapat berbelanja dengan aman tanpa khawatir lonjakan harga yang tidak wajar,” ungkapnya..

Lebih lanjut dijelaskan bahwa ada tiga tujuan utama Monev Nataru, yaitu mengumpulkan data aktual mengenai stok dan perkembangan harga 11 komoditas strategis di pasar. Kemudian, memastikan kelancaran pasokan, stok, dan sistem distribusi BBM di SPBU serta LPG di SPBE, dan terakhir untuk mengidentifikasi potensi penimbunan, kenaikan harga tidak wajar, maupun hambatan distribusi.

Baca Juga:  OJK Jateng Cetak Duta Literasi Keuangan dari Kader Fatayat NU

“Monev terbagi dua tim, yaitu di Pasar Induk Wonosobo, Pasar Garung, PT Aji Gamita Selokromo (SPBE), PT Era Gas Sentosa Selomerto (SPBE), SPBU Gontor, dan SPBU UD Metro Group Krasak,” tambahnya.

Joko juga menegaskan bahwa Pemkab Wonosobo bersama TPID dan Forkopimda akan terus melakukan monitoring berkala hingga pergantian tahun.

“Alhamdulillah, dari hasil sidak hari ini, pasokan sembako aman dan harga masih dalam batas wajar. Kami mengimbau pedagang tidak melakukan penimbunan atau menaikkan harga secara tidak wajar. Pemerintah akan terus memastikan masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman,”ujarnya.

Baca Juga:  Kapolres Demak Dorong Bhabinkamtibmas Edukasi Warga Cegah Kebakaran

Jelas Joko, hasil Monev lapangan menjadi bahan kajian saatrapat koordinasi lanjutan dalam High-Level Meeting (HLM) TPID Nataru. Hal tersebut, swbagai upaya untuk menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan, dan memperkuat koordinasi lintas sektor.

Dengan langkah pengawasan yang intensif dan intervensi tepat sasaran, diharapkan masyarakat Wonosobo menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan aman, lancar, dan penuh sukacita.

Beberapa Komoditas Harga Naik, Mayoritas Stabil,

Pemantauan di Pasar Induk Wonosobo dan Pasar Garung menunjukkan kondisi harga secara umum terkendali. Stok bahan kebutuhan pokok tercatat aman dan mencukupi hingga setelah perayaan Nataru.

Ada sejumlah komoditas mengalami kenaikan, akibat cuaca hujan, berkurangnya pasokan, tingginya harga dari petani, serta meningkatnya permintaan jelang perayaan.

Minyak goreng curah naik tipis 1% menjadi Rp18.500/kg. Minyakita naik 3% menjadi Rp18.000/liter. Beras premium naik 3%, SPHP naik 4%., cabai rawit merah mengalami kenaikan paling signifikan, yaitu 46% atau Rp83.750/kg.

Baca Juga:  Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak, Pemkab Rembang Siapkan Skema Bundling PBB dan Pajak Kendaraan

Adapun komoditas wortel naik 25%, telur ayam ras naik 4%, dan daging ayam ras naik 12%. Sementara gula pasir, terigu premium, beras medium, dan minyak kemasan premium terpantau stabil tanpa perubahan harga.

BBM dan LPG terpantau aman Terkendali, di SPBU Ngasinan dan SPBU UD Metro Group menunjukkan pasokan Pertalite, Pertamax, dan Solar tersedia cukup, tanpa antrean panjang. Harga BBM sesuai dengan ketetapan yang berlaku.

Distribusi gas LPG di SPBE PT Aji Gamita dan PT Era Gas Sentosa juga menunjukkan kondisi stabil. Stok tabung 3 kg maupun non-subsidi aman, antrean tidak terjadi, dan distribusi berjalan normal.

Meski demikian, sejumlah pengelola SPBU menginformasikan bahwa stok solar subsidi perlu terus dipantau mengingat konsumsi meningkat menjelang Nataru.

Sementara itu, salah satu pedagang menyampaikan keluhannya terkait berkurangnya pasokan cabai, melonjaknya permintaan, serta keterbatasan stok kacang tanah dari pemasok tertentu.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal
Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemkab Rembang Gelar Festival Literasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB