Longsor di Pekalongan, Hari Kedua SAR Gabungan Temukan Lagi 4 Jenazah

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 22 Januari 2025 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan sedang mencari korban longsor di Petungkriyono, Pekalongan.

Tim SAR Gabungan sedang mencari korban longsor di Petungkriyono, Pekalongan.

Pilarjateng.com, Pekalongan – Pada hari kedua pencarian korban longsor di desa Kasimpar Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan, Rabu, 22 Januari 2025, tim SAR gabungan berhasil menemukan 4 korban dalam keadaan meninggal dunia. Keempatnya atas nama Aisyah (P) , Ta’ari (L), Afkar Abiyan (L) dan Ta’adi (L).

Menurut keterangan Budiono, Kepala Kantor Basarnas Semarang, korban Aisyah ditemukan di jarak 4,7 KM dari lokasi kejadian bencana (LKB) pada pukul 10.06 WIB. Sedangkan korban atas nama Pak Ta’ari ditemukan di sektor 2 di atas rumah pak Carik pada pukul 10.53 WIB.

Pada pukul 12.05 WIB tim SAR gabungan kembali menemukan seorang balita umur 5 bulan atas nama Afkar Arbiyan di sektor 1 tersangkut di pohon bambu yang berada dibawah tidak jauh dari rumahnya. Dan terakhir tim SAR gabungan mendapatkan laporan dari warga ada yang melihat sesosok jasad di bawah jembatan putus, dan pada pukul 18.45 WIB berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dan teridentifikasi bernama Ta’adi.

Baca Juga:  Bidpropam Polda Jateng Ingatkan Polisi Jaga Etika dan Hindari Judol

“Dengan ditemukannya 4 korban, jadi hingga hari ini jumlah korban meninggal yang ditemukan total berjumlah 21 orang, dan yang masih dalam pencarian sebanyak 5 orang,” ungkap Budiono.

“Pencarian pada hari ini dilakukan oleh tim SAR gabungan sebanyak 300 personil yang terbagi dalam 4 SRU (Search and Rescue Unit) dan difokuskan pada pencarian di area sekitar rumah Sekretaris Desa (Carik), sekitar Cafe “Allo” dan pemancingan, pada aliran air dan juga sungai Welo,” tambah Budiono.

Sempat ada 2 laporan dari warga yang melaporkan anggota keluarganya belum kembali atas nama Sarya dan Andre Fikar. Namun setelah  dilakukan pencarian ternyata kedua orang yang dilaporkan hilang telah ditemukan dalam keadaan sehat.  Bahkan survivor Andre yang selamat dari longsor tidak langsung pulang namun ikut melakukan evakuasi di sisi yang berbeda.

Baca Juga:  TMMD Reguler ke-130 di Desa Ngajaran, Buka Akses Antarwilayah dan Dorong Potensi Ekonomi Warga

Adapun data korban yang meninggal dan hilang sebagai berikut:
*Ditemukan meninggal pada Selasa, 21 Januari 2025:
1. Revalina (19), perempuan, warga Sipetung.
2. Suyati, perempuan, warga Tlogohendro.
3. Kiki Pramudita (23), laki-laki, warga Garung, Desa Yosorejo.
4. Sutar (49), warga Tlogopakis.
5. Riyanto (50/L), warga Yosorejo.
6. Ayat (27), warga Desa Kasimpar.
7. Sumeri (30), warga Garung, Desa Yosorejo.
8. Doni (27/L), warga Desa Gumelem.
9. Winarko (27/L), warga Desa Gumelem.
10. Supari (37), warga Desa Kasimpar.
11. Sularso (44/L), warga Desa Kasimpar.
12. Inawati (23/P), warga Desa Kasimpar.
13. Afkar (4/L), warga Desa Kasimpar.
14. Khusnul Cholifah (35/P), warga Desa Kasimpar.
15. Rokhim (40/L), warga Desa Kasimpar.
16. Rahmono (24/L), warga Desa Tlogohendro.
17. Joni Yulianto (45/L), warga Sragi.

Baca Juga:  Sebanyak 48 Anggota Paskibraka Kabupaten Wonosobo Tahun 2026 Dikukuhkan

Ditemukan meninggal pada Rabu, 22 Januari 2025:
1. Aisah (18/P), warga desa Wonodadi Songgodadi
2. Ta’ari (41/L), warga desa Garung Yosorejo
3. Afkar Arbiyan (5 bulan/L), warga desa Kasimpar.
4. Ta’adi (34/L), warga desa Wonodadi Songgodadi Petungkriyono.

Nama 5 Korban belum ditemukan dan dalam pencarian hingga Rabu (22/1/2025) Pukul 17.00 WIB :
1. M Teguh Imanto, warga Desa Kayupuring.
2. Giyanto, warga Desa Gumelem.
3. Tegar Hariyanto, warga Batang
4. M Nasrullah Amin, warga Pekalongan
5. Aurel, warga Kasimpar.

“Untuk pencarian pada hari ini kami hentikan sementara karena hari sudah mulai gelap dan mendung juga di lokasi. Proses akan kami lanjutkan besok pagi,” Pungkas Budiono.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:47 WIB

OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB