Menuju Indonesia Emas 2045, Menkes RI Tekankan Sinergi Pendekatan Preventif dalam Kesehatan

Avatar photo

- Reporter

Senin, 20 April 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, hadir sebagai narasumber dalam rangkaian Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer Magelang, Sabtu (18/4).

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, hadir sebagai narasumber dalam rangkaian Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer Magelang, Sabtu (18/4).

Pilarjateng.com, Magelang – Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menghadirkan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, dalam rangkaian Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer Magelang, Sabtu (18/4). Sesi ini menyoroti strategi penguatan kesehatan masyarakat sebagai pilar pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Dalam paparannya, Budi Gunadi menjelaskan bahwa pemerintah telah menempatkan sektor kesehatan sebagai prioritas melalui Asta Cita, 17 program prioritas nasional, serta program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden. Fokus utama kebijakan kesehatan diarahkan pada pendekatan promotif dan preventif, yaitu menjaga masyarakat tetap sehat, bukan semata-mata mengobati penyakit.

Baca Juga:  Cegah Karhutla, Polsek Karangawen Gencarkan Edukasi Warga di Sekitar Kawasan Hutan

“Yang benar adalah menjaga jangan sampai sakit, bukan mengobati yang sakit. Prioritas keduanya baru mengobati yang sakit,” tegas Budi Gunadi.

Budi Gunadi memaparkan ada tiga strategi utama yang memerlukan kolaborasi erat dengan pemerintah daerah. Pertama, pembangunan dan peningkatan kualitas rumah sakit di berbagai daerah. Di tahun 2025, 22 RSUD di daerah terpencil telah berhasil dibangun dengan peningkatan standar yang tidak hanya mencakup fisik bangunan, tetapi juga kelengkapan alat medis seperti Cath Lab, Mamografi, X-Ray, hingga CT Scan.

Baca Juga:  Proses Fumigasi, Museum RA Kartini Rembang Tutup Senentara

Kedua, program cek kesehatan gratis yang akan dimulai tahun depan sebagai upaya preventif. Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini penyakit kronis sehingga dapat ditangani lebih cepat dan murah. Program ini ditargetkan untuk 280 juta rakyat Indonesia.

“Cek kesehatan gratis ini adalah program terbesar dari pemerintah, jangkauannya ya 280 juta (orang). Saya ditugasi sama Pak Presiden itu mulai dia lahir sampai meninggal, cek kesehatan gratis,” jelasnya.

Baca Juga:  Kapolres Demak Ingatkan Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar

Ketiga, penanggulangan TBC. Di Indonesia, sebanyak 160.000 jiwa meninggal setiap tahun karena TBC. Maka dari itu, Budi Gunadi meminta dukungan para Ketua DPRD di seluruh Indonesia untuk memastikan pelaporan dan pemantauan kasus TBC agar berjalan maksimal.

Melalui kegiatan KPPD ini, Lemhannas RI berharap dapat menguatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya peran DPRD dalam pengawasan dan penganggaran sektor kesehatan. Sinergi tersebut dinilai krusial dalam membangun ketahanan nasional yang berlandaskan pada masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:47 WIB

OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB