OJK Gelar Puncak Bulan Inklusi Keuangan Prov Jateng

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 2 November 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK,  Frederica Widyasari Dewi, menyerah penghargaan kepada para juara dan duta literasi.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK,  Frederica Widyasari Dewi, menyerah penghargaan kepada para juara dan duta literasi.

Pilarjateng.com, Semarang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Jawa Tengah dan DIY, menyelenggarakan Puncak Bulan Inklusi Keuangan 2025 yang nerlangsung halaman kantor Gubernur Jawa Tengah, Jl. Pahlawan Semarang, Minggu (2/11).

Kegiatan dengan tema “Jateng Jawara” tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Jawa Tengah.

“Tema Jateng Jawara, Jawa Tengah Jangkau Warga Optimalkan Akses Keuangan ini mencerminkan semangat kolaboratif untuk meningkatkan kesejahteraan melalui akses layanan keuangan formal yang lebih mudah dijangkau,” ujar Kepala OJK Regional Jawa Tengah dan DIY, Hidayat Prabowo dalam sambutannya.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Luncurkan Program Peduli CTEV, Dorong Deteksi Dini Kaki Bengkok pada Anak

Hidayat juga menjelaskan, bahwa tantangan terbesar dalam pemerataan inklusi keuangan di Jawa Tengah berasal dari wilayah yang sulit dijangkau, seperti di Cilacap dan Karimunjawa. Juga keterbatasan akses internet di beberapa daerah juga menjadi hambatan tersendiri.

“Meskipun masih ada berapa hambatan, namun kita tetap optimis dengan strategi dan pendekatan baru. Kolaborasi menjadi kunci agar program ini terus menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Selama kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2025 di Jawa Tengah, tercatat ada 800 kegiatan edukasi keuangan. Menurut Hidayat dari edukasi tersebut lebih dari 176.200 rekening baru dibuka, dengan total nilai inklusi keuangan mencapai Rp852,98 miliar.

Baca Juga:  14 Daerah di Jateng Berstatus Awas, Pemprov Siapkan Modifikasi Cuaca

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK,  Frederica Widyasari Dewi, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut  menambahkan, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia saat ini mencapai 66,46 persen, sedangkan tingkat inklusi sudah berada di atas 80 persen.

“Angka ini sebenarnya sudah sangat baik, bahkan lebih tinggi dibanding rata-rata negara-negara OECD. Namun masih ada kesenjangan, karena banyak masyarakat yang sudah menggunakan produk keuangan tapi belum memahami fungsinya dengan baik,” jelasnya.

Baca Juga:  Peserta Didik Sespimmen Polri Belajar Kepemimpinan Strategis di Demak

Menurutnya, OJK bersama Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan survei dengan metodologi yang teruji guna memetakan tingkat literasi masyarakat secara akurat.

“Target kami tahun ini bisa meningkatkan literasi sekitar satu persen lagi. Tapi yang lebih penting, masyarakat memahami apa yang mereka gunakan,” ujarnya.

Di acara puncak tersebut , OJK juga  menyerahkan bantuan pendidikan berupa rekening tabungan bagi siswa kurang mampu dan penyandang disabilitas. Kemudian juga diberikan penghargaan kepada duta literasi dan lembaga jasa keuangan yang paling aktif dalam program edukasi di wilayah Jawa Tengah

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB