Pangdam IV/Diponegoro Tinjau Lokasi Bencana Tanah Longsor Petungkriyono

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 24 Januari 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan.

Lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan.

Pilarjateng.com, Pekalongan – Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryadi, meninjau langsung lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten  Pekalongan, Kamis (23/1/2025).
Hadirnya Pangdam sebagai wujud peran TNI dalam proses evakuasi para korban, khususnya kepada korban yang hingga saat ini masih belum ditemukan.

Selain Pangdam, Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, Pj. Gubernur Jawa Tengah Komjen (Purn) Nana Sudjana, Kapolda, Irjen. Pol. Ribut Hari Wibowo, hingga beberapa pejabat utama Forkopimda Jawa Tengah dan pejabat TNI-Polri turut hadir mengecek secara langsung kondisi pasca bencana tersebut melanda.

Baca Juga:  76 Atlet Pelajar Rembang Siap Berjuang di Popda Jateng 2026, Turun di 10 Cabor

Banjir tersebut terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi, sehingga menyebabkan masyarakat dari 9 Kecamatan di kabupaten Pekalongan harus mengungsi. Termasuk menyebabkan tanah longsor yang menewaskan 20 orang dan 11 orang masih dalam pencarian.

Baca Juga:  Dindikpora Rembang Beri Pemahaman Hukum kepada Guru PJOK untuk Mitigasi Risiko Pembelajaran

Kapendam IV/Diponegoro, Letkol Inf Andy Soelistyo menjelaskan, saat ini untuk proses evakuasi tengah dilakukan oleh seluruh pihak, termasuk TNI bekerjasama dengan Basarnas, BPBD, Pemkab, Polri maupun masyarakat setempat. Yaitu   membersihan puing-puing bangunan yang rusak, evakuasi warga ke posko-posko pengungsian, hingga pemusatan pencarian korban yang belum ditemukan.

Baca Juga:  DLH Rembang Evaluasi Pengerahan ASN Sapu Jalan, Kini Terapkan Strategi Baru

“Tentunya kita akan memaksimalkan pencarian agar para korban yang masih dinyatakan hilang segera ditemukan. Termasuk mengerahkan  peralatan yang dibutuhkan untuk mempermudah proses pencarian,” ujarnya.

“Mewakili seluruh keluarga besar Kodam IV/Diponegoro, kami juga  turut mengungkapkan keprihatinannya atas musibah yang menimpa masyarakat Kabupaten Pekalongan. Semoga bencana ini dapat segera berlalu dan para korban dapat segera ditemukan,” pungkas Kapendam.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:47 WIB

OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB