Panglima TNI Ingatkan Dampak Konflik Global, Dorong Sinergi dengan Daerah Perkuat Kewaspadaan Nasional

Avatar photo

- Reporter

Senin, 20 April 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima TNI Jenderal TNI, Agus Subiyanto, sebagai narasumber  dalam rangkaian Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer Magelang, Minggu (19/4).

Panglima TNI Jenderal TNI, Agus Subiyanto, sebagai narasumber  dalam rangkaian Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer Magelang, Minggu (19/4).

Pilarjateng.com, Magelang – Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menghadirkan Panglima TNI Jenderal TNI, Agus Subiyanto, dalam rangkaian Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer Magelang, Minggu (19/4).

Dalam paparannya, Panglima TNI menyoroti perkembangan lingkungan strategis global yang masih diwarnai berbagai konflik di sejumlah kawasan dunia, seperti konflik di Timur Tengah, Rusia–Ukraina, serta ketegangan di kawasan lainnya yang berpotensi memengaruhi stabilitas global.

Menyikapi hal tersebut, Panglima TNI menekankan pentingnya kewaspadaan nasional serta penguatan sinergi antara seluruh komponen bangsa, termasuk pemerintah daerah dan DPRD, dalam menghadapi tantangan global tersebut.

Baca Juga:  PLN Permudah Layanan, Pantau Listrik Cukup Lewat Kode Singkat

Ia menegaskan bahwa TNI memiliki peran tidak hanya dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga dalam mendukung percepatan pembangunan daerah melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.

Panglima TNI mendorong adanya kolaborasi aktif antara TNI dan DPRD di daerah guna memperkuat ketahanan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Silakan (TNI) diajak membangun wilayah-wilayah Bapak–Ibu sekalian untuk mempercepat pembangunan di wilayah dan bisa menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Ungkap Kasus Pembobolan Rumah, Pelaku Berhasil Diringkus Kurang dari 24 Jam

Selain itu, Panglima TNI juga menyampaikan penguatan struktur pertahanan melalui pembentukan satuan-satuan baru, termasuk rencana pembentukan 37 Komando Daerah Militer (Kodam), 15 Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal), serta 8 Pasukan Marinir (Pasmar) di berbagai wilayah Indonesia.

Di samping itu, TNI juga mengembangkan pembentukan batalyon baru secara bertahap, dengan target 150 batalyon setiap tahun sebagai bagian dari penguatan pertahanan sekaligus dukungan terhadap pembangunan daerah.

Batalyon tersebut dirancang tidak hanya untuk fungsi pertahanan, tetapi juga memiliki peran dalam mendukung kegiatan produktif masyarakat, seperti pertanian, peternakan, perikanan, konstruksi, dan pelayanan kesehatan.

Baca Juga:  Kapolres Demak Dorong Bhabinkamtibmas Edukasi Warga Cegah Kebakaran

“Ini sesuai dengan tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang, salah satunya ada membantu tugas Pemda untuk membantu percepatan pembangunan, jadi jangan ada persepsi yang lain-lain,” jelas Panglima TNI.

Melalui KPPD yang berlangsung 15-19 April, Lemhannas RI mendorong para pimpinan DPRD untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan strategis serta menjalin sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal pembangunan daerah yang selaras dengan kepentingan nasional.

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB