Pasokan Petani Normal, Harga Cabai Mulai Turun

Avatar photo

- Reporter

Senin, 20 Januari 2025 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang petani cabai di Kabupaten Magelang.

Salah seorang petani cabai di Kabupaten Magelang.

Pilarjateng.com, Mungkid – Sempat menyentuh Rp80.000/kg di tingkat petani, harga cabai rawit merah di Kabupaten Magelang mulai turun di kisaran Rp50.000/kg. Demikian pula cabai merah keriting yang semula di tingkat petani mencapai Rp55.000/kg kini turun menjadi Rp49.000/kg.

Salah satu petani cabai asal Windusari Kabupaten Magelang, Solikhin mengungkapkan penurunan harga cabai rawit merah tersebut mulai terjadi sejak lima hari lalu.

“Harga cabai rawit merah di tingkat petani kini dijual dengan harga Rp52.000 dan sebelumnya sempat menyentuh di angka Rp80.000 per kilogrammya,” kata Solikhin, Minggu (19/1/2025).

Baca Juga:  Sinergi TNI-Polri Hangatkan Hari Bhayangkara Ke-80 di Mapolres Demak

“Penurunan harga cabai tersebut disebabkan para petani Magelang yang tanam pohon cabai pada November lalu, saat ini sudah mulai panen, sehingga pasokan cabai sudah mulai banyak kembali,” imbuhnya.

Dijelaskan pula bahwa kenaikan harga cabai yang terjadi sekitar dua bulan lalu tersebut dipengaruhi oleh cuaca yang tidak mendukung. Sehingga menyebabkan banyak pohon cabai yang terserang penyakit,  seperti busuk akar, busuk batang, virus menguning pada daun dan  hama pathek.

Baca Juga:  Polda Jateng Pastikan Personel Mahir dan Taat Gunakan Senjata Api

Solikhin menambahkan, di saat harga cabai mulai turun, beberapa komoditas sayuran malah mulai merangkak naik sekitar Rp1.000 hingga Rp3.000 per kilogramnya. Seperti tomat, brokoli dan mentimun. Harga tomat di tingkat petani semula Rp7.000 per kilogram, kini menjadi Rp8.000 per kilogramnya.

“Harga brokoli naik dari semula Rp12.000 per kilogram menjadi Rp 15.000 per kilogramnya. Sedangkan harga mentimun naik dari harga Rp3.000 menjadi Rp 4.000 per kilogramnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Entaskan Kemiskinan, BAZNAS Salurkan Rp830 Juta untuk Masyarakat Wonosobo

Turunnya harga cabai disambut gembira para ibu-ibu rumah tangga karena bisa mendapatkan cabai agak banyak dengan harga yang sedikit murah. Selain itu, cabai merupakan salah satu untuk kebutuhan memasak di dapur.

“Harga cabai turun sangat membantu bagi para ibu-ibu, karena beberapa hari lalu membeli seperempat kilogram mencapai Rp21.000, kini hanya Rp13.000,” kata Tatik, warga Dusun Bojong, Desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal
Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemkab Rembang Gelar Festival Literasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB