Pemkab Rembang Siapkan Relokasi Sementara Pedagang Pasar Rembang Kota

Avatar photo

- Reporter

Senin, 10 November 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dari Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop dan UKM) meninjau lahan bekas Pasar Kambing di Desa Sumberjo sebagai lokasi relokasi sementara, Senin (10/11/2025).

Petugas dari Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop dan UKM) meninjau lahan bekas Pasar Kambing di Desa Sumberjo sebagai lokasi relokasi sementara, Senin (10/11/2025).

Pilarjateng.com, Rembang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang tengah mempersiapkan langkah-langkah relokasi sementara bagi pedagang Pasar Rembang Kota yang akan direvitalisasi. Pada Senin (10/11/2025), Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop dan UKM) meninjau lahan bekas Pasar Kambing di Desa Sumberjo sebagai lokasi relokasi sementara.

Kepala Bidang Pasar dan PKL Dindagkop dan UKM, Herry Martono, menjelaskan, penyediaan tempat relokasi sementara bagi pedagang merupakan salah satu persyaratan utama dalam proses revitalisasi pasar. Hal ini penting agar kegiatan ekonomi para pedagang tetap berjalan selama proses pembangunan berlangsung.

“Kami sedang menyiapkan tempat sementara untuk pedagang sebagai bagian dari persiapan revitalisasi pasar. Menyiapkan tempat relokasi sementara bagi pedagang merupakan salah satu persyaratan revitalisasi pasar,” ujar Herry.

Baca Juga:  Polres Demak Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Pendaftaran Gratis hingga 28 Oktober 2026

Pada tahap pertama tahun 2025, Pemkab Rembang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp360 juta untuk pembangunan relokasi sementara, serta tambahan Rp50 juta untuk kebutuhan persiapan lainnya. Dengan menggunakan harga satuan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU TARU), tempat relokasi sementara ini baru mampu menampung sekitar 96 pedagang dari total 2.155 pedagang Pasar Rembang.

Herry menambahkan, pedagang yang akan diprioritaskan menempati lokasi relokasi adalah pedagang yang aktif berjualan. Untuk menghemat biaya, sebagian area relokasi akan dibangun tanpa atap bagi pedagang pelataran.

“Kami akan utamakan pedagang yang selama ini menempati kios dan los. Beberapa pedagang yang biasanya berjualan di pelataran pasar juga akan dipindahkan ke tempat relokasi ini dengan kondisi yang lebih sederhana, tanpa atap,” jelasnya.

Baca Juga:  OJK Cabut Izin Usaha PT Credit Saison Indonesia Finance

Rencana relokasi sementara ini telah mendapatkan persetujuan dari para pedagang. Paguyuban Pedagang Pasar Rembang juga turut mengawal proses tersebut.

“Sudah ada penandatanganan persetujuan dari semua pihak, termasuk teman-teman dari paguyuban yang ikut mengawal proses ini. Kami juga telah membentuk tim khusus dari paguyuban yang terdiri dari koordinator untuk masing-masing zona, agar informasi kepada pedagang tersampaikan dengan jelas,” terang Herry.

Terkait anggaran pembangunan relokasi, Herry menjelaskan bahwa tahap pertama akan difokuskan pada pembangunan atap secara keseluruhan, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan sekat. Berdasarkan perhitungan bersama konsultan, pembangunan tempat relokasi pedagang membutuhkan anggaran sekitar Rp3 miliar.

“Untuk sekat-sekatnya, kami akan menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Perhitungan awal kami mencapai Rp6,5 miliar, tetapi kami sedang meminta revisi perencanaan kepada konsultan untuk efisiensi biaya, mengingat durasi pembangunan hanya sekitar 1–1,5 tahun. Kami berharap dapat menurunkan biaya menjadi sekitar Rp3 miliar, dan pemerintah akan mengoptimalkan subsidi dengan anggaran sekitar Rp1 miliar di tahun depan,” tambahnya.

Baca Juga:  OJK Perkuat Reformasi Pasar Modal, Jaga Kepercayaan Investor

Untuk memastikan kelancaran proses revitalisasi, pekan depan Dindagkop dan UKM Rembang akan melakukan finalisasi dengan Satuan Kerja PUPR Provinsi Jawa Tengah terkait desain Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP). Pembangunan pasar ini diharapkan menghadirkan fasilitas yang lebih modern dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.

Dengan persiapan yang matang, Pemkab Rembang berharap revitalisasi Pasar Rembang Kota dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat jangka panjang bagi pedagang dan perekonomian daerah.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas
Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara
HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Berita Terbaru