Polres Demak Dorong Pelajar Bijak Menggunakan AI

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 60 pelajar mengikuti pelatihan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), yang diselenggarakan Polres Demak di Laboratorium Komputer SMK Negeri 2 Demak, Selasa (11/8/2026).

Sebanyak 60 pelajar mengikuti pelatihan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), yang diselenggarakan Polres Demak di Laboratorium Komputer SMK Negeri 2 Demak, Selasa (11/8/2026).

Pilarjateng.com, Demak – Polres Demak membekali pelajar dengan pengetahuan tentang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Edukasi tersebut diberikan untuk mendorong pelajar memahami manfaat sekaligus risiko penggunaan teknologi AI.

Pelatihan Program Paham AI tersebut digelar di Laboratorium Komputer SMK Negeri 2 Demak, Selasa (11/8/2026). Sebanyak 60 siswa mengikuti kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut.

Kegiatan diikuti Kasubbagbinkar Bag SDM Polres Demak AKP Mardiati, S.H., Paursubbagbinkar Bag SDM beserta anggota, serta Trainer AI Polres Demak.

Dalam pelatihan, siswa tidak hanya diperkenalkan dengan cara kerja dan pemanfaatan AI. Mereka juga diajak memahami bagaimana menggunakan teknologi tersebut secara etis serta bertanggung jawab.

Baca Juga:  Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Cilacap

“Perkembangan teknologi AI harus diikuti dengan pemahaman yang baik. Pelajar perlu mengetahui manfaatnya, tetapi juga harus memahami batasan dan etika dalam penggunaannya,” kata Mardiati.

Materi pelatihan disampaikan melalui Senopati Akademi yang terdiri dari sejumlah modul. Pada materi Introduction to AI, siswa mendapatkan pengenalan mengenai konsep dasar kecerdasan buatan.

Materi berikutnya membahas Ethical Use of AI. Dalam sesi tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai etika penggunaan AI, termasuk pentingnya mempertimbangkan dampak dari informasi maupun konten yang dihasilkan teknologi tersebut.

Menurut Mardiati, pemahaman mengenai etika menjadi bagian penting karena AI dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk dalam aktivitas belajar dan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Upacara HUT ke-81 RI di Wonosobo Dilaksanakan Tanpa Tenda

“Jangan sampai kemudahan yang diberikan AI justru membuat kita mengabaikan proses berpikir dan tanggung jawab terhadap informasi yang kita gunakan,” ujarnya.

Siswa juga mendapat materi Fighting Hoax with AI. Melalui materi ini, peserta diajak memahami pemanfaatan AI sebagai salah satu alat untuk membantu mengenali dan menangkal informasi palsu yang beredar di ruang digital.

“Di tengah cepatnya penyebaran informasi, kemampuan untuk memeriksa dan memahami sebuah informasi menjadi sangat penting. AI bisa menjadi alat bantu, tetapi hasilnya tetap perlu dikritisi dan diverifikasi,” kata Mardiati.

Selain itu, peserta diperkenalkan dengan AI Prompts 101, yakni dasar-dasar menyusun perintah atau prompt agar penggunaan AI dapat menghasilkan informasi sesuai kebutuhan.

Baca Juga:  Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta, setiap modul dilengkapi post test. Pelatihan juga dikemas secara interaktif melalui cerita dan praktik penggunaan sejumlah fitur AI.

Mardiati berharap pengetahuan yang diperoleh dalam pelatihan tersebut dapat diterapkan siswa secara positif, terutama dalam mendukung proses belajar dan meningkatkan kemampuan literasi digital.

“Harapannya, para siswa dapat menjadi pengguna teknologi yang cerdas. Bukan hanya mampu menggunakan AI, tetapi juga mampu berpikir kritis, menjaga etika, dan bertanggung jawab terhadap setiap informasi yang dihasilkan maupun disebarkan,” ujarnya.

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB