OJK Gandeng Fatayat NU Jateng Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Masyraakat

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OJK dan Fatayat NU mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat di Jawa Tengah.

OJK dan Fatayat NU mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat di Jawa Tengah.

Pilarjateng.com, Semarang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat di Jawa Tengah. Upaya ini dilakukan untuk membentuk masyarakat yang semakin cakap finansial serta mampu memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara aman dan bertanggung jawab.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, OJK Provinsi Jawa Tengah menjalin kolaborasi dengan Pimpinan Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama (Fatayat NU) Jawa Tengah. Kolaborasi ini ditandai dengan deklarasi bersama yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan Hari Lahir Fatayat NU di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Sabtu (30/5/2026).

Penandatanganan deklarasi disaksikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Ketua PWNU Jawa Tengah KH. Muhammad Fahrur Rozi, serta pengurus wilayah dan pengurus cabang Fatayat NU se-Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk memperluas edukasi keuangan hingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Kolaborasi tersebut mencakup pelaksanaan program edukasi keuangan, pengembangan kader duta literasi keuangan, serta penyebarluasan informasi mengenai produk dan layanan jasa keuangan yang aman. Melalui sinergi ini, jaringan Fatayat NU di berbagai daerah diharapkan dapat memperkuat penyampaian edukasi keuangan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Sebanyak 48 Anggota Paskibraka Kabupaten Wonosobo Tahun 2026 Dikukuhkan

Sebagai implementasi awal, OJK Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan edukasi keuangan kepada sekitar 500 peserta yang terdiri dari pengurus wilayah dan pengurus cabang Fatayat NU se-Jawa Tengah. Materi yang diberikan meliputi pengelolaan keuangan yang bijak, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan secara aman, serta kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal seperti pinjaman online ilegal dan investasi ilegal.

Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Hidayat Prabowo secara terpisah dalam keterangannya mengatakan bahwa kerja sama dengan Fatayat NU Jawa Tengah merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem literasi dan inklusi keuangan di daerah.

“Jaringan Fatayat NU yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota merupakan potensi besar untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan kepada masyarakat. OJK akan terus mendorong penguatan kapasitas kader melalui berbagai program edukasi agar mereka dapat berperan sebagai agen literasi keuangan yang efektif,” kata Hidayat.

Baca Juga:  Taj Yasin Raih Budai Award 2026, Keteladanan Jadi Dasar Penghargaan

Menurut Hidayat, OJK memandang kader Fatayat NU memiliki posisi yang dekat dengan masyarakat sehingga mampu menyampaikan informasi keuangan secara sederhana dan mudah dipahami. Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi yang berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Jawa Tengah serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, kader Fatayat NU dan para daiyah diharapkan dapat berperan sebagai duta literasi keuangan. Mereka diharapkan mampu memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, penggunaan produk dan layanan jasa keuangan yang legal, serta kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas keuangan ilegal.

Ketua PW Fatayat NU Jawa Tengah Tazkiyatul Muthmainnah menyampaikan apresiasi atas dukungan OJK dalam memperkuat kapasitas kader perempuan di bidang literasi keuangan.

“Kader Fatayat NU memiliki kedekatan yang kuat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan perempuan. Kedekatan tersebut menjadi modal penting untuk menyebarluaskan edukasi keuangan yang inklusif, mudah dipahami, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Tazkiyatul.

Baca Juga:  Peringati Hari Pengayoman ke-81, Kemenkum Teguhkan Pelayanan Hukum yang Dekat dengan Masyarakat

Tazkiyatul menjelaskan bahwa Fatayat NU Jawa Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan OJK Provinsi Jawa Tengah. Fatayat NU akan menyiapkan perwakilan dari setiap cabang sebagai duta literasi keuangan yang akan aktif mengedukasi masyarakat di wilayah masing-masing.

Program kolaborasi ini selanjutnya akan diperkuat melalui sinergi antara seluruh kantor OJK di wilayah Jawa Tengah dengan pengurus Fatayat NU di tingkat daerah. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi keuangan, khususnya bagi perempuan, keluarga, pelaku UMKM, dan berbagai komunitas masyarakat.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, OJK dan Fatayat NU Jawa Tengah berharap tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat terus meningkat. Dengan demikian, masyarakat dapat semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, mengenali dan menghindari aktivitas keuangan ilegal, serta memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara aman, cerdas, dan bertanggung jawab.

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB