Kepala BNN RI Kunjungi Desa Ponggok, Apresiasi Model Pemberdayaan Cegah Narkoba

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 7 Agustus 2025 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN RI, Komjen Pol. Marthinus Hukom (tengah), saat mengunjungi Balai Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis (7/8/2025).

Kepala BNN RI, Komjen Pol. Marthinus Hukom (tengah), saat mengunjungi Balai Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis (7/8/2025).

Pilarjateng.com, Klaten – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol. Marthinus Hukom, melakukan kunjungan kerja ke Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis (7/8/20).

Kegiatan ini merupakan bagian dari studi banding nasional untuk menggali praktik baik dalam pemberdayaan masyarakat desa sebagai strategi pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan pendekatan kolaboratif lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan sebuah desa menjadi wilayah bersih dari narkoba berawal dari komitmen internal.

“Komitmen ikatan batin dengan diri, dengan Tuhan, dan dengan masyarakat adalah fondasi untuk menjadikan sebuah wilayah bersih dari narkoba,” ujarnya.

Lebih lanjut, Marthinus menyampaikan bahwa strategi utama BNN saat ini adalah kolaborasi, sekalipun di tengah keterbatasan anggaran. Ia juga mengapresiasi kemampuan Desa Ponggok dalam mengembangkan potensi lokal secara kreatif.

“Kepala desa harus memiliki tiga hal, yaitu power sebagai pemimpin, konsep dalam mengelola masalah, dan kemampuan membangun kepercayaan masyarakat. Ini semua terlihat di Desa Ponggok,” ucapnya.

Baca Juga:  Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemkab Rembang Gelar Festival Literasi

Menurutnya, BNN melihat problematika narkotika sidah menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk nelayan dan petani. Oleh karena itu, penguatan individu dan pembangunan manusia menjadi sangat penting.

“Ketika kita membangun manusia, maka ada godaan yang merusak, salah satunya narkoba. Mari kita sukseskan visi-misi Presiden melalui pembangunan individu yang kuat, penuh kasih sayang, dan saling menghormati,” tegas Martinus.

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, yang turut hadir mendampingi, menyatakan apresiasinya atas dipilihnya Desa Ponggok sebagai lokasi studi banding nasional.

“Desa Ponggok adalah kebanggaan Klaten. Potensinya luar biasa, BUMDes-nya selalu juara, dan kami berkomitmen menjadikannya sebagai desa bebas narkoba,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, komitmen Pemerintah Kabupaten Klaten sejalan dengan visi BNN untuk mewujudkan kabupaten yang Bersinar (Bersih Dari Narkoba).

“Kami mohon arahan dan pembinaan dari BNN agar seluruh desa di Klaten bisa bergerak bersama. Ini bukan sekadar kunjungan, tapi langkah konkret untuk mengambil tindakan nyata,” tegas Bupati.

Baca Juga:  Polres Demak Amankan 130 Botol Arak di Karangawen

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol. Agus Rohmat, menekankan pentingnya mengintegrasikan pendekatan P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) dalam pembangunan desa.

“Kami akan menjadikan Desa Ponggok sebagai model percontohan. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan dunia usaha seperti ini adalah kunci untuk menciptakan ketahanan sosial terhadap narkoba,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia juga menegaskan bahwa pendekatan pemberdayaan desa adalah senjata paling efektif dalam menekan peredaran narkoba karena narkotika hari ini bukan lagi isu kota bahkan kampung nelayan, desa petani, semua jadi sasaran.

Ditegaskan pula, bahwa daerah dengan ekonomi rendah atau tinggi sama-sama berisiko. Karena itu, ketahanan desa adalah garda terdepan.

“Desa Ponggok akan dijadikan sebagai laboratorium praktik baik. Sinergi antara pemimpin desa, masyarakat, dan dunia usaha seperti ini adalah teladan. Ini bukan tentang BNN saja, tapi tentang kita semua,” ujarnya.

Baca Juga:  Sekolah Rakyat Permanen di Jateng Siap Beroperasi Mulai 31 Juli 2026

Kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif, kunjungan ke BUMDes dan destinasi wisata lokal seperti Umbul Ponggok dan Koperasi Merah Putih, serta pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh penggiat P4GN.

BNN berharap, hasil studi banding ini dapat direplikasi ke desa-desa lain di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah rawan narkoba, sebagai bagian dari transformasi desa menuju kemandirian dan ketahanan terhadap ancaman narkotika.

Kunjungan ini menjadi simbol bahwa pemberantasan narkoba tidak cukup dilakukan secara birokratis dari atas, tetapi harus dibangun dari bawah, dari desa, dari keluarga, dari individu.

Semangat kolaborasi yang digaungkan BNN sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, terutama dalam pencegahan narkoba demi membangun sumber daya manusia unggul, desa mandiri, dan bangsa yang berdaulat.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB