Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkab Wpnosobo Salurkan Subsidi Pangan

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 22 Maret 2025 - 04:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarjateng.com, Wonosobo – Menjelang perayaan Idul Fitri, Pemerintah KabupatenWonosobo melalui Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (Dispaperkan) menyalurkan program subsidi distribusi pangan yang bersumber dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Kamis (20/3/2025).

Program ini merupakan langkah nyata pemerintah membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga dan kelangkaan bahan pokok menjelang hari raya dan memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terjamin dengan harga yang terjangkau.

Program subsidi pangan ini dilakukan di 10 kabupaten/kota, salah satunya Kabupaten Wonosobo sebagai salah satu titik distribusi. Kabupaten Wonosobo mendapat kuota 10 ton beras, 2.000 liter Minyakita, 250 kg bawang merah, 100 kg cabai rawit merah, dan gula pasir, disediakan untukmasyarakat dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar. 

Baca Juga:  OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK,  Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispaperkan Wonosobo, Etika Hayati, menyampaikan bahwa setiap warga dapat membeli bahan pokok dengan jumlah maksimal yang telah ditentukan, yaitu 10 kg beras, 2 liter minyak goreng, ½ kg cabai rawit merah, 1 kg bawang merah, dan 2 kg gula pasir.

Etika Hayati juga mengungkapkan, harga bahan pokok yang disediakan dalam program ini jauh lebih murah dari harga pasaran, di antaranya, beras medium dijual dengan hargaRp11.000/kg (selisih Rp2.000 dari harga pasar), gula pasirRp15.000/kg (selisih Rp3.500), Minyakita Rp14.000/liter (selisih Rp4.000), bawang merah Rp32.000/kg (selisihRp10.000), dan cabai rawit merah selisih Rp9.000 dengan harga pasar. 

“Dengan adanya subsidi ini, kami berharap masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Etika Hayati.

Baca Juga:  OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK,  Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah

Sementara itu, Plt Sekretaris Dispaperkan, Farida Hodayati, menambahkan bahwa program subsidi pangan ini hanya berlangsung pada satu hari, Kamis, 20 Maret 2025, dan dilaksanakan di dua lokasi yaitu Pendopo Wakil Bupati dan Kecamatan Suloharjo.

Farida juga berharap program inidapat memberikan dampak positif bagi masyarakat yang terdampak lonjakan harga menjelang Idulfitri. 

“Semoga program ini membantu meringankan bebanmasyarakat di tengah kondisi pasar yang tidak stabilmenjelang hari raya,” kata Farida.

Program subsidi pangan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satu warga, Supinah, yang berasal dari Kelurahan Kalianget, mengungkapkan rasa terima kasihnyaatas adanya pasar murah ini.

“Saya sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Saya datang sejak setengah tujuh pagi agar bisa membeli kebutuhan dengan harga jauh lebih murah. Menjelang lebaran, harga kebutuhan pokok memang melonjak, jadi subsidi ini sangat membantu,” ujar Supinah dengan senyum bahagia.

Baca Juga:  OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK,  Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah

Pemerintah Kabupaten Wonosobo, melalui Dispaperkan, berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Subsidipangan ini tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya Pemkab Wonosobo dalam menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik, terutama menjelang perayaan Idulfitri.

Dengan adanya program subsidi pangan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Wonosobo dapat merasakan manfaat yang nyata, serta mendapatkan akses pangan yang lebih terjangkau di tengah lonjakan harga. Pemkab Wonosobo akan terus berupaya untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, demi kesejahteraan bersama.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK,  Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah
Lawan Judi Online dan Pinjol Ilegal, Jateng Perkuat Literasi Keuangan hingga Desa
Apindo Pusat Dukung Penuh Jateng Jadi Pusat Investasi
Pemprov Jateng Siapkan Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Jaga Harga Pangan Tetap Stabil
Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Kunci Kebijakan Tepat Sasaran
OJK Terus Edukasi Masyarakat agar Tidak Menjadi Korban Penipuan Finansial
OJK Terus Edukasi Masyarakat agar Tidak Menjadi Korban Penipuan Finansial
OJK Wujudkan Industri BPR/BPRS yang Berintegritas, Tangguh dan Kontributif

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:10 WIB

OJK Luncurkan Optimalisasi SLIK,  Perkuat Akses Pembiayaan UMKM dan Program 3 Juta Rumah

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:18 WIB

Lawan Judi Online dan Pinjol Ilegal, Jateng Perkuat Literasi Keuangan hingga Desa

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:11 WIB

Apindo Pusat Dukung Penuh Jateng Jadi Pusat Investasi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:46 WIB

Pemprov Jateng Siapkan Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Jaga Harga Pangan Tetap Stabil

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:06 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Kunci Kebijakan Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB