Pilarjateng.com, Semarang: Kantor Perwakilan Bank Indonesia(BI) Jateng menggandeng penulis buku untuk mengajak masyarakat menggunakan aplikasi Jejak Wisata Sejarah(Jasirah). Hal itu diwujudkan melalui Bedah Buku Rahasia Nusantara bersama penulis Asisi Suhariyanto di Gedung Radjawali Semarang Cultural Center, Selasa (26/11/2024).
Kepala Kantor Perwakilan BI Jateng, Rahmat Dwisaputra mengatakan, aplikasi ini telah diluncurkan sejak 2022 lalu. Untuk mempopulerkannya, BI Jateng pun menggandeng penulis Asisi Suhariyanto.
“Kita minta Pak Asisi ini untuk memperkenalkan Jasirah di kanal YouTube-nya. Aplikasi ini bisa menjadi guideline bagi masyarakat untuk mengamati wisata sejarah di Jateng,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Menurutnya, aplikasi ini mencakup seluruh situs-situs sejarah yang ada di Jateng dan sekitarnya. Terutama, di wilayah yang penuh dengan peninggalan sejarah, seperti di sekitar Yogyakarta, Solo dan Semarang.
“Jawa Tengah ini kaya akan sejarah karena Mataram Hindu dan Mataram Islam adalah cikal bakal Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi ini harus kita angkat situs-situs sejarahnya, cerita-ceritanya dalam satu aplikasi yang mudah dibaca mudah dan diikuti,” ujar Rahmat.
Ia menambahkan, mempelajari sejarah memiliki dua manfaat besar. Selain membangun jati diri bangsa, sejarah juga dapat menjadi sumber ekonomi melalui pariwisata.
“Pariwisata sejarah bisa menjadi sumber ekonomi baru di Jateng. Kita juga ada pengembangan pariwisata yang mencakup tiga wilayah, yaitu Joglosemar tadi,” ucapnya.









