BI Jateng Gandeng Penulis Populerkan Aplikasi Jasirah

- Reporter

Rabu, 27 November 2024 - 04:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Perwakilan BI Jateng, Rahmat Dwisaputra menyampaikan sambutan dalam Bedah Buku Rahasia Nusantara di Gedung Radjawali Semarang Cultural Center, Selasa (26/11/2024).

Kepala Kantor Perwakilan BI Jateng, Rahmat Dwisaputra menyampaikan sambutan dalam Bedah Buku Rahasia Nusantara di Gedung Radjawali Semarang Cultural Center, Selasa (26/11/2024).


Pilarjateng.com, Semarang: Kantor Perwakilan Bank Indonesia(BI) Jateng menggandeng penulis buku untuk mengajak masyarakat menggunakan aplikasi Jejak Wisata Sejarah(Jasirah). Hal itu diwujudkan melalui Bedah Buku Rahasia Nusantara bersama penulis Asisi Suhariyanto di Gedung Radjawali Semarang Cultural Center, Selasa (26/11/2024).

Kepala Kantor Perwakilan BI Jateng, Rahmat Dwisaputra mengatakan, aplikasi ini telah diluncurkan sejak 2022 lalu. Untuk mempopulerkannya, BI Jateng pun menggandeng penulis Asisi Suhariyanto.

Baca Juga:  OJK Setujui Penggabungan Dua BPR di Magelang

“Kita minta Pak Asisi ini untuk memperkenalkan Jasirah di kanal YouTube-nya. Aplikasi ini bisa menjadi guideline bagi masyarakat untuk mengamati wisata sejarah di Jateng,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Menurutnya, aplikasi ini mencakup seluruh situs-situs sejarah yang ada di Jateng dan sekitarnya. Terutama, di wilayah yang penuh dengan peninggalan sejarah, seperti di sekitar Yogyakarta, Solo dan Semarang.

Baca Juga:  OJK Jateng Dorong Penguatan Kualitas Kredit BPR/S Melalui Peningkatan Efektivitas Eksekusi Strategi

“Jawa Tengah ini kaya akan sejarah karena Mataram Hindu dan Mataram Islam adalah cikal bakal Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi ini harus kita angkat situs-situs sejarahnya, cerita-ceritanya dalam satu aplikasi yang mudah dibaca mudah dan diikuti,” ujar Rahmat.

Baca Juga:  OJK Setujui Penggabungan Dua BPR di Magelang

Ia menambahkan, mempelajari sejarah memiliki dua manfaat besar. Selain membangun jati diri bangsa, sejarah juga dapat menjadi sumber ekonomi melalui pariwisata.

“Pariwisata sejarah bisa menjadi sumber ekonomi baru di Jateng. Kita juga ada pengembangan pariwisata yang mencakup tiga wilayah, yaitu Joglosemar tadi,” ucapnya.


Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Setujui Penggabungan Dua BPR di Magelang
OJK Jateng Dorong Penguatan Kualitas Kredit BPR/S Melalui Peningkatan Efektivitas Eksekusi Strategi
Perkuat Ekonomi Petani dan Perajin Lokal, Pemkab Wonosobo Percepat Hilirisasi Opak Singkong Desa Cledok
OJK Dorong PSP Perkuat Fundamental dan Transformasi BPR/BPRS di Jateng dan DIY
OJK Terbitkan Dua POJK Mengenai Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Kapulaga Dorong Keluarga Naik Kelas dari Keterampilan hingga Akses Pasar
BI Jateng dan Pemkab Wonosobo Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:33 WIB

OJK Setujui Penggabungan Dua BPR di Magelang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:59 WIB

OJK Jateng Dorong Penguatan Kualitas Kredit BPR/S Melalui Peningkatan Efektivitas Eksekusi Strategi

Jumat, 25 September 2026 - 13:11 WIB

Perkuat Ekonomi Petani dan Perajin Lokal, Pemkab Wonosobo Percepat Hilirisasi Opak Singkong Desa Cledok

Kamis, 24 September 2026 - 21:16 WIB

OJK Dorong PSP Perkuat Fundamental dan Transformasi BPR/BPRS di Jateng dan DIY

Minggu, 20 September 2026 - 23:28 WIB

OJK Terbitkan Dua POJK Mengenai Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Berita Terbaru