Longsor di Temanggung Tewaskan Seorang Lansia

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 18 Desember 2024 - 04:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Basarnas Pos Pencarian dan Pertolongan Wonosobo bersama tim SAR gabungan sedang mencari korban terdampak longsor di Desa Gunung Wuluh, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Selasa (17/12/24).

Basarnas Pos Pencarian dan Pertolongan Wonosobo bersama tim SAR gabungan sedang mencari korban terdampak longsor di Desa Gunung Wuluh, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Selasa (17/12/24).

Pilarjateng.com, Temanggung – Karena turun hujan deras selama kurang lebih dua jam di wilayah Temanggung, sebuah tebing di Desa Gunung Wuluh, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung longsor dan menimpa sebuah rumah warga yang ada di bawahnya, Selasa (17/12/24), pukul 15.10 WIB.

Akibatnya, seorang warga yang juga pemilik rumah bernama Sri Wahyuni (70) tertimbun material longsor. Korban tidak sempat menyelamatkan diri karena kejadian tersebut berlangsung sangat cepat.

Baca Juga:  Ratusan Siswa SMA Negeri Lasem Tumbang, Diduga Usai Santap Menu MBG

“Saat kejadian korban sedang mencuci piring di belakang rumahnya. Korban diduga tidak menyadari tebing di belakang rumahnya longsor sehingga tidak sempat menyelamatkan diri,” ungkap Budiono, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, Selasa (17/12/24) petang.

Basarnas Pos Pencarian dan Pertolongan Wonosobo bersama tim SAR gabungan yang menerima informasi adanya kejadian tanah longsor tersebut tersebut langsung menuju ke lokasi terdampak untuk melakukan pencarian.

Baca Juga:  BI Jateng dan Pemkab Wonosobo Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan

Cuaca hujan mewarnai proses pencarian korban sehingga cukup membuat kesulitan tim SAR gabungan. Tim harus berpacu dengan waktu mengingat proses pencarian berjalan hingga malam hari dan ada kekhawatiran akan ada longsor susulan.

Akhirnya sekira pulul 20.30 WIB tim SAR gabungan berhasil menemukan ibu SW. namun sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga:  Proses Fumigasi, Museum RA Kartini Rembang Tutup Senentara

“Korban ditemukan di belakang rumah masih disekitar lokasi terakhir korban mencuci piring. Selanjutnya korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan,” Imbuh Budiono.

“Untuk tim SAR gabungan dan semua pihak yang terlibat kami ucapkan terimakasih atas kerja kerasnya sehingga korban cepat ditemukan,” Pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
P4N Lemhannas RI Kaji Ketahanan Energi Wonosobo

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Kamis, 10 September 2026 - 22:53 WIB

Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB