DPR RI Dorong Perguruan Tinggi Aktif Kampanyekan Germas di Rembang

Avatar photo

- Reporter

Senin, 25 Mei 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto menandatangani kerjasama sosialusasi program Germas dengan
Poltekkes Kemenkes Semarang, di Rembang, Minggu (24/5).

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto menandatangani kerjasama sosialusasi program Germas dengan Poltekkes Kemenkes Semarang, di Rembang, Minggu (24/5).

Pilarjateng.com, Rembang – Komisi IX DPR RI mendorong perguruan tinggi ikut aktif mengkampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan program Germas oleh sejumlah pihak di Hotel Pollos Rembang.

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto mengatakan, keterlibatan perguruan tinggi dapat dilakukan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian masyarakat berupa JKN Tematik dan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Menurutnya, mahasiswa dapat membantu pemerintah daerah dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, sehingga program Germas berjalan lebih maksimal.

Baca Juga:  Jenazah Pendaki yang Jatuh ke Kawah Gunung Slamet Berhasil Dievakuasi

“Mahasiswa yang mengikuti program KKN bisa ikut mempromosikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Misalnya edukasi kesehatan hingga membantu masyarakat menciptakan rumah dengan ventilasi dan pencahayaan yang cukup,” ujarnya.

Edy menilai keberadaan Poltekkes Kemenkes Semarang yang memiliki program studi kesehatan di Blora menjadi potensi besar untuk mendukung program kesehatan di Kabupaten Rembang.

Baca Juga:  Sebanyak 48 Anggota Paskibraka Kabupaten Wonosobo Tahun 2026 Dikukuhkan

Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Semarang, Dr. Bejo Santoso mengatakan pihaknya siap mendukung program Germas, terutama dalam upaya penanggulangan stunting dan tuberkulosis (TB).

Ia menjelaskan, Poltekkes Kemenkes Semarang memiliki sembilan program studi dan kampus yang tersebar di Jawa Tengah. Selama ini, mahasiswa telah diterjunkan melalui program magang maupun KKN tematik di berbagai daerah.

“Kami membantu dalam pengentasan stunting dan TB. Salah satu upaya yang dilakukan melalui program magang mahasiswa termasuk KKN tematik,” kata Bejo.

Baca Juga:  Ratusan Siswa SMA Negeri Lasem Tumbang, Diduga Usai Santap Menu MBG

Tahun ini, lanjutnya, Poltekkes Semarang menerjunkan sekitar 700 mahasiswa di Kabupaten Brebes yang menjadi zona merah stunting dan TB.

Menurut Bejo, tidak menutup kemungkinan mahasiswa juga akan diterjunkan di Kabupaten Rembang apabila dibutuhkan untuk mendukung program kesehatan daerah.

“Termasuk Rembang, bila diperlukan kami siap bergabung bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang untuk membantu mencegah stunting dan TB melalui Germas,” pungkasnya.

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB